Dua Aksi Penembakan Warnai Wilayah Tanjung Priok, Warga Ketakutan Koboy Jalanan
KS, JAKARTA – Aksi penembakan yang meresahkan dalam waktu kurang dari sepekan, telah terjadi di wilayah Tanjung Priok Jakarta Utara.
Kasus penembakan pertama terjadi pada pekan lalu saat pelaku begal bersenjata api beraksi di Jalan Warakas I, RT05/RW01, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (14/9/2024) dini hari sekitar Pukul 02.29 WIB.
Bahkan aksi tersebut terekam CCTV yang viral di media sosial tampak para pelaku menodongkan senjata ke tiga remaja (seorang pria dan dua perempuan) yang sedang nongkrong di depan sebuah tempat usaha.
Pelaku yang hendak merampas handphone ketiga tersangka mendapatkan perlawanan, salah satu pelaku diketahui melepaskan tembakan saat hendak melarikan diri.
Kasus penembakan kedua terjadi di sebuah warung makan nasi uduk yang buka malam hari di area depan Rumah Makan Sedap Sari Jalan Bugis Tanjung Priok pada Rabu (18/9/2024) Pukul 03.00 WIB.
Korban AJ (23) seorang pelaut (ABK) setelah minum di Cafe Monalisa saat hendak pulang ke rumah di Koja mampir terlebih dahulu di sebuah warung makan nasi uduk.
Saat hendak makan nasi uduk terjadi cek cok antara korban dengan pengunjung nasi uduk lainnya yakni 1 orang wanita dan 2 orang laki-laki.
Pengunjung tersebut diketahui menggunakan bahasa Palopo. Setelah makan nasi uduk saat korban berdiri tiba-tiba datang laki-laki berkulit hitam dan rambut keriting melakukan penembakan terhadap korban sekitar Pukul 03.30 WIB.
Pelaku melakukan penembakan dari arah belakang dan mengenai kepala bagian belakang korban. Setelah melakukan penembakan tersebut pelaku langsung kabur dan korban dibawa ke RSUD Koja untuk menjalani perawatan.
Pihak kepolisian sudah memeriksa dua saksi yakni ML dan YN. Sedangkan pelaku yang melakukan penembakan dalam penyelidikan untuk pengejaran.
“Iya benar disitu kalau sudah malam memang suka ada ribut-ribut, bukan sekali ini doang kejadian penembakan yang kita dengar,” ujar salah satu penjual makanan di seberang lokasi kejadian kepada awak media, Kamis (19/9/2024).
Ketika dikonfirmasi terpisah, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membenarkan adanya penembakan tersebut.
“Nanti kita lihat penyelidikan dari keterangan saksi, CCTV dan sebagainya. Ada luka di bagian kepala korban, tapi air softgun, tidak ada barang yang diambil, tidak ada motif pencurian dengan kekerasan. Mungkin akan dilakukan tindakan operasi terhadap korban,” kata Gidion. (joy)








