KS, JAKARTA – Pencuri kendaraan bermotor diserang oleh sekelompok warga setelah usahanya gagal. Aksi pelaku yang dipergoki warga, terjadi di depan Kantor RW 011 Sunter Jaya, setelah pelaku berusaha mencuri sepeda motor di sebuah kos-kosan di Jalan Pulo Besar 1, RT 005/ RW 011, Sunter Jaya, Tanjung Priok.
Dalam video amatir yang diambil oleh seorang warga, terlihat pelaku pencurian tersebut sedang diserang oleh sekelompok orang dan salah satu kakinya diikat ke tiang.
Salah satu warga Arief Apriyadi, yang merupakan penjaga kosan di tempat tersebut, mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi hari. Pelaku menyamar sebagai orang yang mencari kosan.
Dijelaskan Arief saat memantau CCTV, merasa curiga dengan perilaku pelaku yang langsung menuju ke area parkir motor di dalam kosan.
“Pada saat itu, saya sedang memantau CCTV. Ketika saya melihat orang tersebut, yang tidak saya kenal, saya meminta istri saya keluar dan membiarkan dia masuk terlebih dahulu,” jelas Arief di lokasi kejadian, Kamis, (23/5/2024).
Aksi pelaku, yang membawa sepeda motor, langsung menuju ke parkiran belakang kosan. Dia mencoba membuka kunci kontak sepeda motor Honda Beat milik salah satu penghuni kosan. Namun, upayanya gagal karena motor tersebut ternyata dikunci ganda. Pelaku ketahuan oleh istri penjaga kosan, dan mereka terlibat dalam argumen di mana pelaku berusaha meyakinkan berdalih bahwa dia hanya mencari temannya.
“Dia ngakunya ingin bertanya tentang kos-kosan, tapi tiba-tiba masuk ke area parkir. Ketika di area parkir, dia terlihat ragu-ragu, mungkin karena melihat ada sepeda motor Beat baru yang terkunci ganda, jadi dia tidak bisa mengambilnya. Ketika dia hendak keluar, istri saya bertanya, ‘Kemana, Pak?’ dia menjawab dari atas, ‘Apakah kamu tidak mengenal saya?’ Dia mengucapkan hal-hal yang membingungkan,” jelas Arief.
Saat itu juga, istri Arief langsung berteriak memanggil warga, dan berusaha menutup gerbang agar pelaku tidak bisa melarikan diri. Warga segera berkumpul di lokasi dan menangkap pelaku, kemudian membawanya ke Kantor RW 011.
“Saya berdiri di gerbang untuk mencegah pelarian, dan sebelum dia keluar, dia membuang kunci T yang digunakannya untuk membuka kunci,” kata Arief.
“Setelah itu, warga membawa pelaku ke kantor RW, karena sering terjadi pencurian di sini, bukan yang pertama kali,” tambahnya.
Dewi, istri penjaga kosan, yang berusia 36 tahun, mengatakan bahwa dia juga terlibat dalam argumen dengan pelaku karena perilakunya mencurigakan saat ditanya. Dewi langsung berjalan ke pintu gerbang untuk menghalangi pelaku melarikan diri.
“Saya bertanya kepada pelaku, ‘Kemana dan dari mana?’ tapi dia hanya menjawab bahwa dia tidak mengenal saya. Saya langsung bergerak ke depan, menutup pintu gerbang, dan berteriak bahwa ada pencuri di depan. Suami saya datang dan membantu menahan pelaku bersama warga,” terang Dewi.
Saat ini, pelaku telah dibawa ke Polsek Tanjung Priok untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (red/int)








