KS, LAMPUNG – Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung memburu lima orang komplotan joki penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kejaksaan Tinggi Lampung. Diketahui para joki CPNS tersebut merupakan mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB). Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik mengungkapkan personel telah melakukan gelar perkara, pendalaman.
“Kami sudah mengantongi lima nama lainnya yang terlibat joki CPNS berinisial A, R, T, A, dan I,” ungkap perwira menengah itu, Selasa (28/11/2023). Kombes Umi mengungkapkan terkait pelaku joki tes CPNS Kejaksaan 2023 yang berinisial RT alias RDS (20) belum dilakukan penahanan oleh Polda Lampung. “Untuk pelaku joki RT alias RDS saat ini belum kami tahan karena yang bersangkutan kooperatif sehingga wajib lapor,” jelasnya kepada wartawan.
Saat ini, dikatakan Kabidhumas, meskipun yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka, status perkara yang melibatkan mahasiswi ITB tersebut sudah naik ke tahap penyidikan.
“Penetapan tersangka belum, tapi sudah naik penyidikan. Saat ini, Ditreskrimsus Polda Lampung masih melakukan pengejaran terhadap lima orang yang merupakan komplotannya,” katanya. Ditres Krimum Polda Lampung memburu lima orang komplotan joki penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan Tinggi Lampung.
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menangkap seorang wanita yang diduga menjadi joki pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan 2023 pada Senin (13/11). Berdasarkan hasil pendalaman oleh Polda Lampung, joki tersebut seorang mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial RDS (20) yang diduga menerima order dari dua peserta. (int/jp)








