October 7, 2022

Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi Daerah

Home » Kartu Prakerja Dorong Kompetensi Generasi Muda di Kalimantan Barat

Kartu Prakerja Dorong Kompetensi Generasi Muda di Kalimantan Barat

Sintang, Kalimantan Barat – Wajah Jeklin Marvi Pongotak, perempuan muda usia 21 tahun asal Melawi, Kalimantan Barat, nampak berseri-seri bercerita tentang manfaat Program Kartu Prakerja bagi dirinya.

Dulu ia merantau ke Pontianak karena ingin berdikari dari orangtua. Namun apa daya, sering ia gagal saat melamar kerja karena belum punya ijazah S1 dan tak punya sertifikat pelatihan. Padahal, ia merasa punya kemampuan lebih di bidang penguasaan bahasa asing. Setelah mendapat informasi tentang Kartu Prakerja, Jeklin mencoba berkali-kali. Ia berhasil lolos sebagai peserta di gelombang 14.

Jeklin pun menggunakan saldo pelatihan untuk dua modul: Desain Grafis CorelDRAW dan Pelatihan Sukses TOEFL. “Dengan pelatihan yang dibantu Prakerja, tes TOEFL saya mencapai skor 580 (dari batas rata-rata 550 untuk standar S1 di Universitas luar negeri),” kata Jeklin di muka para alumni lain dalam dialog ‘Temu Alumni Kartu Prakerja’ di Sintang, Kalimantan Barat, 1 September 2022.

Acara ini menghadirkan lebih dari 100 alumni dari tujuh kabupaten dan kota di Kalbar yakni Kota Pontianak, Kabupaten Sintang, Sanggau, Sekadau, Kapuas Hulu, Melawi, dan Ketapang. Sejak Gelombang I dibuka pada April 2020, Program Kartu Prakerja sebanyak 288.200 peserta di Kalimantan Barat menerima manfaat program dengan total insentif Rp667.5 miliar. “Pencapaian ini menunjukkan sinyal kuat bahwa Pemerintah lewat Program Kartu Prakerja hadir dan berdampak positif bagi masyarakat di berbagai lapisan, termasuk daerah tertinggal dan pedalaman,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, dalam sambutannya yang disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Manto Saidi, menyatakan Program Kartu Prakerja sangat membantu masyarakat Kalbar untuk peningkatan ekonomi bagi yang terdampak PHK, peningkatan kompetensi dan produktivitas bagi pekerja dan pencari kerja, serta sebagai modal untuk yang berwirausaha. “Di samping itu, Program Kartu Prakerja berkontribusi meningkatkan ketahanan pangan, ketahanan finansial, dan inklusi keuangan para penerima secara signifikan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sintang Melkianus menegaskan dukungan Pemkab Sintang pada program ini, karena melalui Prakerja masyarakat bisa mengikuti pelatihan secara daring dan terbantu ekonominya.

“Energi positif penerima Kartu Prakerja menginspirasi masyarakat untuk pantang menyerah dan terus berusaha mewujudkan mimpi-mimpi kita semua,” katanya.
“Sejalan dengan semangat hari kemerdekaan ke-77: Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat, LinkAja terus berkomitmen untuk mendorong inklusi keuangan.

Ajang temu alumni Prakerja di Kalbar ini diharapkan dapat meningkatkan lebih banyak lagi partisipasi peserta di luar Pulau Jawa,” kata Direktur Marketing LinkAja Muhammad Rendi Nugraha.

Selain menjadi ajang berkumpulnya para alumni dan generasi muda umum dari 7
kabupaten/kota di sekitar Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, acara Temu Alumni ini juga
dihadiri Wakil Bupati Sekadau Subandrio, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kapuas Hulu Iwan Setiawan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sanggau, Ketua Dewan Adat Dayak Sintang Jeffray Edward, Vice President Divisi Hubungan Kelembagaan BNI RR Joeli Koeswardani serta Kepala Badan Pengkajian Investasi dan Dana Sosial (BPIDS) dan Ketua Tim Ahli Reviewer IPB Jaenal Effendi. (Ris)

ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussianSpanish