April 24, 2024

Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi Daerah

Home » Caleg Gagal di Garut Tutup Jalan, Viral Buka Suara Rela Demi Masyarakat Bersatu

Caleg Gagal di Garut Tutup Jalan, Viral Buka Suara Rela Demi Masyarakat Bersatu

KS, GARUT – Calon calon anggota legislatif (caleg), Wawan Setiawan, dari Partai Gerindra, yang sempat viral menutup akses jalan, buka suara soal alasan jalan di rumahnya ditutup usai dirinya kalah di Pemilu 2024.

Ia mengakui bahwa dirinya gagal lantaran kurang mendapatkan suara pemilihan legislatif di dapil 2 Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Ya gagal, saya caleg tidak jadi, cuma kami rela seperti ini, malu lah udah pasti tapi kan demi kehidupan masyarakat bisa kompak saya gak apa-apa,” ujarnya Kamis (29/2) lalu.

Dijelaskannya, soal penutupan jalan itu, Wawan menyebut dirinya hanya ingin masyarakat di desanya bisa satu suara dan kompak dalam menentukan pilihan politik demi kepentingan pembangunan di daerahnya.

Ia merasa prihatin dengan kondisi masyarakat yang saat ini membangun desa dengan biaya yang dibebankan pada kegiatan gotong royong.

Padahal menurutnya, pembangunan desanya bisa melibatkan kerjasama antara pemangku kebijakan, salah satunya dengan cara mendukung calon tertentu.

“Jadi kalo satu suara kita kan bisa bargaining dengan calon-calon yang jadi, kalau sekarang kan (masyarakat) di Ciarog berpencar,”

“Jadi harapan saya ya itu aja, bisa menyatukan masyarakat agar kompak,” ungkap Wawan.

Setelah polemik penutupan jalan di tanah miliknya itu, Wawan menyebut banyak hikmah yang bisa diambil, salah satunya masyarakat bisa diajak bermusyawarah dan bersatu.

Meski menurutnya, menyatukan masyarakat di kampung halamannya seperti saat ini perlu pengorbanan, misalnya ia harus rela mendapat banyak komentar terkait aksinya dalam menutup jalan.

“Kini masyarakat bisa diajak selama tokoh-tokoh bisa bersatu, jadi kalo ada event ke depan bisa kompak, tidak seperti selama ini, tokoh ini dukung itu, tokoh ini dukung ini,”

“Karena modal untuk pembangunan masyarakat adalah kekompakkan, walaupun saya harus malu menyebar (viral) kemana-mana, tapi ini pengorbanan untuk ke depan,” lanjut Wawan.

Wawan menjelaskan, terkait posisinya di masa yang akan datang, ia tetap akan berbuat banyak untuk desa nya meski gagal duduk di bangku Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut. Ia juga mempersilahkan warga sekitar rumahnya untuk mengakses jalan yang sempat ia tutup. Jalan tersebut menurutnya sangat vital untuk menunjang aktivitas warga.

“Sekarang silakan dipergunakan itu jalan, semoga menjadi tabungan amal untuk saya dan keluarga,” ungkapnya.

Sebelumnya, polemik calon anggota legislatif (Caleg) gagal di Garut yang tutup akses jalan bagi warga berakhir damai setelah kedua belah pihak bermusyawarah.

Kedua belah pihak antara warga dan sang caleg akhirnya bisa bermusyawarah di Kampung Ciarog, Desa Kersamanah, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Wawan meminta maaf maaf kepada masyarakat atas peristiwa yang membuat heboh dan viral itu.

“Kepada masyarakat yang terganggu, saya khususnya dan keluarga mohon maaf dan ini awal dari perjuangan ke depan untuk bisa membangun kekompakan masyarakat,” ujarnya kepada awak media saat membuka kembali jalan yang sempat ditutup, Kamis (19/2/2024) lalu.

Ia menuturkan, dari polemik tersebut besar harapan agar masyarakat ke depan dalam event politik bisa satu suara dalam memilih.

Hal tersebut menurutnya, agar pembangunan dan kesejahteraan di desa nya bisa tercapai.

“Misalnya ada Pilkada (harus) satu suara, tokoh-tokoh berkumpul, bargaining dengan calon bupati, terus (menyampaikan) kesulitan masyarakat apa, diomongkan,” ungkapnya.

Dijelaskan Wawan, dalam kondisi saat ini pembangunan desa melalui iuran dari masyarakat cukup sulit dan membuat masyarakat tidak nyaman.

Menurutnya, jika masyarakat tidak satu suara maka komunikasi politik dengan para pemangku kebijakan akan sulit.

“Itu inti harapan saya, membangun dari anggaran pemerintah dengan cara masyarakat kompak,”

“Walaupun harus malu nyebar (viral) kemana-mana, tapi ini pengorbanan untuk kedepannya,” ujar Wawan.

Pembukaan kembali akses jalan yang sempat ditutup oleh pondasi semen dan bata itu disaksikan langsung oleh unsur pemerintahan desa dan anggota TNI-Polri. (red/int)

ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussianSpanish