9 Provinsi Masih Tinggi Kasus Covid, Posko Desa Perlu Dioptimalkan

KS, JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan perhatian terhadap tingginya peningkatan kasus Covid-19 di 9 provinsi. LaNyalla meminta pemerintah provinsi terkait melakukan penanganan pandemi Covid dengan lebih serius.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, 9 provinsi yang masih menunjukkan peningkatan kasus mingguan adalah Jawa Tengah (naik 2.952 kasus), Bali (naik 1.094 kasus), Papua Barat (naik 667 kasus), Kalimantan Tengah (naik 553 kasus), Sulawesi Barat (naik 295 kasus), Aceh (naik 247 kasus), NTB (naik 208 kasus), Maluku (naik 167 kasus), dan Jambi (naik 41 kasus).

“Peningkatan kasus yang masih terjadi memang perlu menjadi perhatian mengingat pemberlakuan PPKM sudah dilakukan cukup lama, tapi belum ada kemajuan signifikan di 9 daerah. Pemda harus mengevaluasi di mana letak kekurangannya sehingga PPKM belum menunjukkan hasil optimal,” kata LaNyalla, Jumat (20/8/2021).

Senator asal Jawa Timur ini mengingatkan kepala daerah di 9 provinsi tersebut untuk segera mengambil tindakan penanganan ekstra. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid.

“Forkopimda di 9 daerah yang tingkat kasusnya masih tinggi harus merapatkan barisan. Cari akar permasalahan, kemudian temukan solusinya, dan implementasikan secara bersama,” tuturnya.

LaNyalla juga menyoroti laporan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, per 18 Agustus. Dalam Situation Report-68 WHO,  disebutkan masih ada 6 provinsi di Indonesia yang berada di tingkat penularan tinggi Corona, yakni Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Bali, dan Sulawesi Tengah.

Ke-6 provinsi itu masih berada di level tertinggi penularan komunitas (CT4) dalam kasus mingguan Covid-19 per 100 ribu populasi, dan tingkat kematian per 100 ribu populasinya pun masih tinggi. WHO menyarankan pembatasan tetap dilakukan dan vaksinasi Covid di wilayah ini dipercepat.

“Laporan dari Satgas Covid dan WHO itu menunjukkan pembentukan dan kinerja
posko yang belum maksimal, maka harus segera diperbaiki, mulai dari tingkat posko terkecil di desa-desa yaitu posko RT/RW,” ungkap LaNyalla.

Jika masih ada daerah yang belum membentuk posko RT/RW, Ketua DPD RI meminta pengurus desa segera membentuknya. LaNyalla mengingatkan agar produktivitas posko-posko desa ditingkatkan.

“Agar mempermudah koordinasi dalam usaha penanganan pertama pada kasus Covid di lingkungan RT/RW. Karena pengurus RT/RW ini berada di garis paling depan dalam berinteraksi dengan masyarakat. Mereka penyangga utama pengawasan lingkungan,” sebutnya.

Dalam penanganan kasus Covid yang masih tinggi, LaNyalla pun mengingatkan Pemda untuk memperbaiki sarana fasilitas kesehatan. Baik itu dengan memperbanyak bed occupancy rate (BOR) maupun menyiapkan tempat isolasi terpusat. 

“Pastikan juga pemantauan kepada pasien yang melakukan isolasi mandiri dilakukan secara maksimal. Penuhi segala kebutuhan mereka khususnya obat-obatan dan suplemen atau vitamin,” ujar LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI ini meminta pemda-pemda yang masih mendapat rapor merah untuk menggencarkan vaksinasi. Ia mengimbau agar sentra-sentra vaksinasi di sejumlah daerah itu diperbanyak dan gencarkan program vaksin jemput warga dengan mendatangi warga.

“Dalam penanganan kasus Covid bersamaan dengan program vaksinasi di daerah, kita tidak bisa menjalankan satu penanganan dan mengabaikan yang lainnya, jadi keduanya harus dilaksanakan bersamaan agar hasilnya dapat maksimal,” paparnya.

LaNyalla pun setuju apabila belum ada perbaikan indikator-indikator penanganan Covid, maka pelonggaran PPKM di daerah tersebut tidak dilakukan.

“Bahkan jika dinilai perlu, lakukan peningkatan pengetatan PPKM. Jadi sekarang kepala daerah yang tingkat kasus Covid dan daerah yang laju penularannya masih tinggi, harus berupaya ekstra keras lagi memperbaiki penanganan Covid di wilayahnya,” tutup LaNyalla. (Red)

Related Posts

  • May 16, 2026
Prabowo: Aparat Jangan Jadi Bekingan Narkoba hingga Judi

  KS, NGANJUK — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembenahan internal aparat penegak hukum. Hal ini dilakukan demi mewujudkan keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara. Prabowo meminta seluruh…

  • May 16, 2026
Prabowo ke Para Pengusaha: Seluruh Rakyat Indonesia Pemegang Saham dalam Kekayaan Bangsa

  KS, NGANJUK – Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pengusaha untuk menjadi bagian dari “Indonesia Incorporated” yang berpijak pada semangat kekeluargaan dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pancasila dan UUD…

Leave a Reply

Profil Senator

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU